Muslimedianews.com ~ Rabu (30/10/2013) terjadi pembakaran
kantor rektorat Universitas Al-Azhar oleh para mahasiswa kader Ikhwanul
Muslimin. Beberapa gedung dibakar dan dinding-dinding kampus
dicorat-coret dengan simbol-simbol kebencian dan kesombongan, girah akan
kekuasaan. Mereka demo berminggu-minggu menolak berjalannya
kegiatan belajar-mengajar di kampur Islam tertua. Mereka menuntut
segala keinginan kelompok mereka dikabulkan. Beginilah akhlak kader
Ikhwanul Muslimin yang konon mengaku sebagai pembela Islam dan perintis
syariat Islam.
Mereka mengaku berdemo damai tapi merusak fasilitas-fasilitas keilmuan. Mereka memaksa penerapan syariat Islam, justru merekalah pembangkang syariat Islam dengan tanpa malu di depan manusia.
Biarkan hari ini mereka membakar gedung rektorat, besok memperhangus gedung-gedung perkuliahan. Yang jelas, sekarang Allah menampakkan di depan mata kita siapa yang berakhlak Islam dan siapa yang hanya 'berbaju' Islam. Semakin mereka brutal, semakin banyak pula Allah membukakan hakikat cakrawala Ikhwanul Muslimin yang selama ini berhiaskan jargon-jargon agama.
Kalau banyak teman-teman saya mengecam perbuatan mereka, justru saya tersenyum lega akan kelakuan mereka. Karena sedikit demi sedikit, jati diri Ikhwanul Muslimin yang sebenarnya terbongkar dengan sendirinya.
Terserah bila anda membela mereka, itu hak anda. Toh hanya Allah yang sanggup membolak-balikkan hati hambanya. Ini hanya ocehan saya, bila anda tak suka tak usah dilike/komen. Sebab like/komen anda justru membuat kicauan saya ini banyak dibaca orang. (*)
Mereka mengaku berdemo damai tapi merusak fasilitas-fasilitas keilmuan. Mereka memaksa penerapan syariat Islam, justru merekalah pembangkang syariat Islam dengan tanpa malu di depan manusia.
Biarkan hari ini mereka membakar gedung rektorat, besok memperhangus gedung-gedung perkuliahan. Yang jelas, sekarang Allah menampakkan di depan mata kita siapa yang berakhlak Islam dan siapa yang hanya 'berbaju' Islam. Semakin mereka brutal, semakin banyak pula Allah membukakan hakikat cakrawala Ikhwanul Muslimin yang selama ini berhiaskan jargon-jargon agama.
Kalau banyak teman-teman saya mengecam perbuatan mereka, justru saya tersenyum lega akan kelakuan mereka. Karena sedikit demi sedikit, jati diri Ikhwanul Muslimin yang sebenarnya terbongkar dengan sendirinya.
Terserah bila anda membela mereka, itu hak anda. Toh hanya Allah yang sanggup membolak-balikkan hati hambanya. Ini hanya ocehan saya, bila anda tak suka tak usah dilike/komen. Sebab like/komen anda justru membuat kicauan saya ini banyak dibaca orang. (*)
Oleh : Mas Yaqien
(Mahasiswa Universitas Al Azhar - Mesir)
Related Links :

No comments
Post a Comment