Muslimedianews.com ~ Sebelum menjadi Muslim, politikus Swiss, Daniel Strech merupakan pihak yang paling getol menolak keberadaan menara masjid di Swiss. Penolakan itu yang mengantarkannya ke puncak karirnya di dunia politik.
Namun, hidayah datang kepadanya. Ia pun memutuskan menjadi Muslim pada tahun 2006, dan publik mengetahuinya tiga tahun kemudian. Kini, ia intens mendalami Islam, membaca Al-Qur'an dan menuaikan shalat lima waktu. Ia tak lagi memikirkan karir politiknya, dengan mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Rakyat Swiss. Ia lebih memilih aktif di masjid.
"Islam menawarkan saya jawaban logis atas pertanyaan hidup yang penting." kata Streich seperti dikutip Arabnews.com, Jumat (25/102013).
Namun, hidayah datang kepadanya. Ia pun memutuskan menjadi Muslim pada tahun 2006, dan publik mengetahuinya tiga tahun kemudian. Kini, ia intens mendalami Islam, membaca Al-Qur'an dan menuaikan shalat lima waktu. Ia tak lagi memikirkan karir politiknya, dengan mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Rakyat Swiss. Ia lebih memilih aktif di masjid.
"Islam menawarkan saya jawaban logis atas pertanyaan hidup yang penting." kata Streich seperti dikutip Arabnews.com, Jumat (25/102013).
Mantan anggota Swiss People’s Party itu semula beragama Kristen Protestan, kemudian ia pindah ke Katolik, dan sekarang ia menjadi seorang muslim (muallaf).
Sumber : Arab News via Republika/Foto: warung-islam.com

AllahhuAkbar
ReplyDelete