BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Monday, October 21, 2013

Wahhabi Keburukan Besar dan Syi'ah Keburukan Total

Muslimedianews.com ~ "Rasulullah SAW memerintahkan kita agar mengumumkan orang-orang yang menipu dalam takaran atau timbangan dalam jual beli. Apabila penipu dalam hal jual beli harus diumumkan, apalagi penipu dalam akidah seperti Wahabi, Syiah dan lainnya, tentu lebih wajib", demikian ditulis oleh Ust. Muhammad Idrus Ramli, seorang pakar Aswaja yang aktif dalam diskusi maupun debat ilmiah melawan penentang Ahlussunnah wal Jama'ah, didalam status jejaring sosial facebook dirinya. (21/10/2013).

Alumni Pondok Pesantren Sidogiri As-Salafy Pasuruan Jawa Timur itu berpandangan bahwa penipuan aqidah kelompok menyimpang seperti Wahhabi, Syi'ah dan sejenisnya perlu untuk di umumkan kepada ummat Islam.

Sebelumnya (20/10/2013), Ustadz yang pernah mengajar di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darut Tauhid Injelan Panggung Sampang Madura pada tahun 1994 itu menuliskan bahwa sebagian ulama menyebut Wahhabi sebagai keburukan besar dan Syi'ah sebagai keburukan total.

"قال بعض العلماء: الوهابية شر كبير والشيعة شر كله (Sebagian ulama berkata : Wahhabiyah adalah keburukan besar dan Syi'ah adalah keburukan total)", tulis ustadz yang juga pernah mengajar di Pondok Pesantren Nurul Islam Antirogo Jember itu di akun facebook pribadinya dalam bahasa arab.

Ust. Idrus Ramli juga memaparkan beberapa pandangan kelompok Salafy (Wahhabi) terkait sholat mereka yang "tidak salaf". Disamping itu, diantara ulama Wahhabi juga saling bentrok antara Syaikh Nashir al-Albani dengan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin dan Syaikh Alih Al Fauzan terkait posisi tangan ketika i'tidal dalam shalat.

"Jumhur ulama menganjurkan melepas kedua tangan dalam shalat ketika i'tidal. Kecuali satu riwayat dari Imam Ahmad yang membolehkan melepas atau memegang tangan kiri dengan tangan kanan. Sementara ulama Salafi-Wahabi bentrok. Ibnu Baz, al-'Utsaimin dan al-Fauzan menganjurkan memegang tangan kiri dgn tangan kanan. Sedangkan al-Albani membid'ah sesatkannya. Walah, keterlaluan", papar pakar Aswaja yang aktif mengisi pelatihan kaderisasi Ahlussunnah Wal-Jama’ah di berbagai daerah di Indonesia tersebut.

"Menurut al-Albani, sholatnya Ibnu Baz, Ibnu 'Utsaimin dan al-Fauzan adalah sholat bid'ah yang sesat. Sementara mereka memvonis sholatnya al-Albani melawan Sunnah Rasul SAW, alias bid'ah yang sesat pula." tambahnya.

Imam 4 versi Sunni dan Wahhabi
 Ust. Idrus Ramli juga menyebut bahwa istilah "Imam Empat" versi Sunni dan Wahhabi yang serng disebutkan memiliki perbedaan.

"Tahukan Anda, siapakah imam empat menurut umat Islam Sunni? Jelas mereka adalah Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal, pendiri madzhab fiqih yang empat. Tahukan Anda, imam empat menurut Wahabi? Mereka adalah Ibnu Baz, al-Albani, Utsaimin dan al-Fauzan. Hidup kemarin sore, tapi disebut Salaf". tulis mantan Pemimpin Umum Buletin Istinbath (2001) tersebut. (*)

Redaktur : Ibnu Manshur
« PREV
NEXT »

No comments