BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tuesday, November 19, 2013

Para Aktivis Kota Raqqa Dieksekusi oleh ISIS afiliasi Al Qaeda

Muslimedianews.com, Raqqa ~ Raqqa, kota provinsi di Suriah ( Emirat of Al-Qaeda ) – Suriah Terkini. Aktivis politik di Provinsi Raqqa – Suriah Utara terpaksa harus melarikan diri setelah sebelumnya  berusaha menentang pertumbuhan kekuatan gerakan Pan-Salafism di wilayah tersebut. Ini terjadi setelah digelarnya gerakan protes warga dalam menantang penguasaan oleh kelompok-kelompok bersenjata Al-Qaeda atas kota mereka.

Para aktivis kota Raqqa yang telah melarikan diri ke Turki mengatakan kepada BBC Newsnight, bahwa banyak aktivis dan warga telah ditangkap, dipukuli atau diculik oleh kelompok ISIS yang berailiasi dengan Al-Qaeda.

Kota Raqqa saat ini dihuni oleh hampir satu juta orang, dan setelah kelompok ISIS membabat habis Brigade 11 FSA (Brigade 11 FSA terdiri dari milisi local yang didukung oleh sebagaian warga kota Raqqa), Kota itu kini di telah berada di bawah kendali penuh gerakan Pan-Salafism (Al-Qaeda).

Fotografer Mezar Matar, salah seorang aktivis, mengatakan: “Saya melihat banyak orang memiliki tanda-tanda bekas penyiksaan di tubuh mereka setelah dibebaskan dari penjara ISIS.” Ia mengatakan, saudaranya (Muhammad Nour ), telah “hilang” setelah meliput pertempuran di Raqqa antara kelompok Al-Qaeda (ISIS) melawan Brigade 11 FSA. Dia percaya Muhammad Nour telah diculik oleh para militan Al-Qaeda.

Aktivis lainnya, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya demi keselamatannya sendiri, mengatakan ia dan adiknya, yang juga terlibat dalam gerakan protes, melarikan diri setelah terancam nyawanya oleh milisi bersenjata ISIS.

‘Diktator Baru’
Awal tahun ini, Raqqa menjadi ibukota provinsi pertama di Suriah yang jatuh sepenuhnya di bawah kendali pemberontak. Tapi ketika baru dua bulan kontrol kekuasaan dikendalikan oleh SMC-aligned dan pejuang jihad, kontrol itu diambil alih oleh ISIS pada Mei 2013.

Mereka menandai kekuasaan saat itu dengan eksekusi publik terhadap tiga orang yang mereka katakan sebagai Alawi, anggota  Syiah heterodoks sekte yang sama dianut Presiden Bashar al Assad.

Sekarang kota Raqqa, penduduknya membengkak oleh keluarga yang mengungsi, mungkin menjadi kota terbesar di dunia yang pernah dikuasai oleh al Qaeda.

Mr Matar mengatakan : “Mereka melarang penjualan alkohol, mereka mencoba untuk menutup kafe di mana anak laki-laki dan perempuan duduk bersama, mereka melarang teater jalanan, bioskop, warna-warna cerah, dan perempuan dipaksa untuk memakai pakaian Islam.

“Mereka adalah diktator baru, seperti Bashar al Assad, tetapi berpakaian hitam-hitam. Hanya warnanya saja yang telah berubah.”

Lebih kecil tapi lebih baik daripada yang didanai kelompok pemberontak lain, ISIS secara historis terdiri dari para pejuang asing dari negara-negara Arab, khususnya Irak, tetapi juga Libya, Tunisia, dan Arab Saudi – Rusia utara Kaukasus, dan Eropa.

Namun para aktivis dari Raqqa mengatakan sekarang lebih banyak menarik dan merekrut orang Suriah.

Dalam beberapa bulan terakhir, ISIS telah membuat kemajuan yang signifikan, terutama dengan menyingkirkan FSA, dan mengendalikan secara luas Suriah utara dekat perbatasan Turki. ( Islam Institute -BBC News – dan beberapa sumber ).

Sumber : Islam Institute .com
« PREV
NEXT »

No comments