Muslimedianews.com, Kairo ~ Dr. Subhi Ghunaim Rektor Universitas Manofiah Mesir mengatakan bahwa sebanyak 16 dosen pengajar di tempatnya akan dipanggil pihak keamanan untuk keperluan penyidikan, sesuai pasal 106 UU tentang universitas ayat 49 tahun 197.
Dr. Subhi Ghunaim mengeluarkan keputusan untuk memberikan skors selama 3 bulan kepada para dosen tersebut, dengan potongan 1/4 dari gaji mereka sejak tanggal pemanggilan penyidikan. Bulan depan, pihak universitas akan melimpahkan perkara gaji ini ke komisi disiplin untuk diambil keputusan pemutusan gaji secara total. Hal itu karena pada hari Rabu kemarin (30/10/2013) para dosen tersebut melakukan demonstrasi di kantor rektorat.
Sementara itu, Dr. Rif’at konsultan informasi rektor, menjelaskan bahwa demonstrasi yang terjadi di depan kantor rektorat hari Rabu kemarin sama sekali belum pernah terjadi, yang dilakukan oleh sejumlah dosen dan para kader jamaah terlarang Ikhwanul Muslimin. Mereka berdemontrasi di depan kantor rektorat dengan mengangkat simbol dan tulisan-tulisan yang menghina militer dan negara. Kemudian mereka mengepung kantor rektor meskipun telah diberitahu bahwa rektor tidak ada di tempat. Mereka juga melukai sebagian petugas di kampus dan merusak sejumlah isi kantor. Dr. Rif’at menambahkan bahwa pihak universitas telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, dan Kejaksaan Agung akan segera melakukan penyidikan.
Dr. Subhi Ghunaim mengeluarkan keputusan untuk memberikan skors selama 3 bulan kepada para dosen tersebut, dengan potongan 1/4 dari gaji mereka sejak tanggal pemanggilan penyidikan. Bulan depan, pihak universitas akan melimpahkan perkara gaji ini ke komisi disiplin untuk diambil keputusan pemutusan gaji secara total. Hal itu karena pada hari Rabu kemarin (30/10/2013) para dosen tersebut melakukan demonstrasi di kantor rektorat.
Sementara itu, Dr. Rif’at konsultan informasi rektor, menjelaskan bahwa demonstrasi yang terjadi di depan kantor rektorat hari Rabu kemarin sama sekali belum pernah terjadi, yang dilakukan oleh sejumlah dosen dan para kader jamaah terlarang Ikhwanul Muslimin. Mereka berdemontrasi di depan kantor rektorat dengan mengangkat simbol dan tulisan-tulisan yang menghina militer dan negara. Kemudian mereka mengepung kantor rektor meskipun telah diberitahu bahwa rektor tidak ada di tempat. Mereka juga melukai sebagian petugas di kampus dan merusak sejumlah isi kantor. Dr. Rif’at menambahkan bahwa pihak universitas telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, dan Kejaksaan Agung akan segera melakukan penyidikan.
Dosen IM Membawa Bom Molotov
Sementara, Dr. Husam Isa Menteri Pendidikan Nasional Mesir menyatakan dalam sebuah wawancara di channel elmihwar (30/10/2013) bahwa sejumlah dosen yang berafiliasi ke IM membawa masuk bom Molotov demi membuat kekacauan di dalam kampus. Sebagaimana dilansir harian Shorouk News.
Sumber : Youm 7, Shoouk News via Mosleminfo.com

No comments
Post a Comment