Sebuah hasil kerja nyata untuk turut serta melakukan bentuk pengabdian serta berbuat demi mencerdaskan melalui gerakan membaca. Terlebih impian memajukan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia menuju kearah yang lebih baik. Untuk mengubah dan mangatasi problem pendidikan tidak semata-mata hanya bergantung kepada pemerintah, namun juga peran pihak swasta, masyarakat dan komunitas.
Faisaldy Pratama dari Sajubu Jakarta mengatakan, melalui komunitas 1 juta buku ini kami ingin berpartisipasi menyebarkan virus gerakan membaca dengan tebar buku.
“Melalui tebar buku, kami hanya bisa berharap setiap aktifitas dimanapun tempatnya baik di perpustakaan, taman baca maupun tempat-tempat umum dijumpai banyak orang yang asyik menikmati buku bacaan,” lanjutnya
Sementara Lukni Maulana dari Sciena Madani menyampaikan, Kita tidak perlu mengugat sistem pendidikan, memang tidak dapat dipungkiri bahwa minta baca masyarakat kita masih lemah oleh sebab sistem pembelajaran tidak menanamkan membaca sebagai bentuk kebutuhan. Sehingga anak lebih suka bermain di dunia maya, dan apa lagi banyaknya tempat hiburan, baik melalui TV, mall dan fasilitas permainan gatget di rumah.
Seharusnya dengan berkembangnya teknologi akan membawa dampak terhadap peningkatan minat baca. Seperti program Kementerian Pendidikan yang berkeinginan mengeluarkan buku elektronik berupa E-Sabak. Akan tetapi pemangku dunia pendidikan cenderung apatis. Masyarakat cenderung menjadi konsumen, hanya menjadi penikmat teknologi yang berkembang pada umumnya.
“Kalau masyarakat ingin maju, membaca harus menjadi kebutuhan dan kebiasaan. Ia menjadi tuntutan yang harus dilaksanakan, sebab Negara maju ketika masyarakatnya memiliki minat baca yang tinggi, dilanjutkan dengan buah karya berupa tulisan dan hasil-hasil penelitian. Sehingga pemerintah harus siap mendukung untuk dapat berperan dalam menerbitkan buku dan hasil penelitian karya anak bangsa dan memberikan harga buku murah supaya daya beli buku dapat terjangkau masyarakat,” tuturnya
Kontributor: Sciena Madani

No comments
Post a Comment