Mereka juga menolak Pancasila sebagai dasar negara yang telah disepakati oleh komponen bangsa, termasuk didalamnya umat Islam.
Dengan kata lain, orang-orang HTI adalah bagian dari orang-orang Islam yang keluar dari kesepakatan atau melanggar penjanjian bersama bangsa.
Disisi lain, syabab HTI banyak dibuat geram dengan tulisan-tulisan menyinggung mereka. Misalnya tulisan "Jangan Tinggal di Indonesia Kalau Anti Pancasila". Mendapati tulisan tersebut, kebanyakan syabab HTI akan tersinggung sebab mereka menyadari bahwa diri mereka tidak respect terhadap Pancasila. Dan kebiasaan mereka, membalas dengan memposisikan diri mereka sebagai "wakil" Allah: "Jangan tinggal di Bumi Allah, kalau anti Hukum Allah". Seolah-olah pihak yang berlawanan dengan HTI adalah pihak yang anti hukum Allah. Padahal kebanyakan syabab HTI yang tidak mengerti mengenai apa itu hukum Allah.
red. Ibnu Manshur






No comments
Post a Comment