وانما لكل امرئ ما نوى
Bahwa untuk setiap urusan itu hanya mengikuti yang diniatkan (HR al-Bukhori dan Muslim)
Jika niat menikah karena ingin menyempurnakan kehidupan beragama, Allah akan tambahkan keberkahan di dalam perkawinannya, sebagaimana sabda Rasulullah:
من تزوج فقد استكمل نصف دينه فليتق الله فى النصف الباقى --- الطبراني والحاكم
Siapa saja yang menikah, sungguh dia telah menyempurnakan setengah dari agamanya. Maka sempurnakanlah setengah yang sisanya (HR al-Thabrany dan al-Hakim)
فهجرته الى ما هاجر اليه
Hijrahnya (pernikahannya) kembali kepada apa yang diniatkan.
Kemungkinan besar, Allah tidak akan berikan keberkahan dari pernikahan itu. Dan di antara keberkahan itu adalah turunnya sakinah (ketenangan batin) di dalam rumah tangga, sebagaimana Allah katakan di dalam Al-Qur'an:
لتسكنوا إليها
"Agar kalian mendapatkan sakinah (sebab berpasangan itu)"
Ust. Abdi Kurnia Djohan

No comments
Post a Comment