Cara berdo'anya adalah setelah selesai wudlu', kemudian menghadap qiblat secara mengangkat kedua tangannya ke langit dan membaca/berdo'a:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ .اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ وَاجْعَلْنِي من عبادك الصالحين سُبْحَانَك اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِك أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُك وَأَتُوبُ إلَيْك (برحمتك ياارحم الراحمين
Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah yang Esa tidak sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat, termasuk daripada orang-orang yang mensucikan dirinya, dan termasuk daripada hamba-hamba-Mu yang shalih. Maha Suci Engkau Ya Allah da dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tidak tuhan selain Engkau, aku memohon ampunan kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu.
Dijelaskan dalam oleh Imam Ar-Ramli sebagai berikut:
(وَيَقُولُ بَعْدَهُ) أَيْ بَعْدَ فَرَاغِ وُضُوئِهِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ رَافِعًا يَدَيْهِ إلَى السَّمَاءِ (أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ) لِخَبَرِ «مَنْ تَوَضَّأَ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ إلَخْ فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيُّهَا شَاءَ» (اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ) رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ (سُبْحَانَك اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِك أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُك وَأَتُوبُ إلَيْك) لِخَبَرِ «مَنْ تَوَضَّأَ فَقَالَ: سُبْحَانَك اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِك إلَخْ كُتِبَ بِرَقٍّ ثُمَّ طُبِعَ بِطَابَعٍ فَلَمْ يُكْسَرْ إلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ»
"Dan disunnahkan setelah wudlu' yaitu seteleh selesai wudlu'nya menghadap kiblat dengan mengangkat tangannya ke langit "Asyhadu An Laa Ilaaha Ilallah .. dst", berdasarkan hadits "Barangsiapa berwudlu' lalu membaca do'a Asyhadu An Laa Ilaaha Illallah ..dst maka dibukakan untuknya delapan pintu surga serta dipersilahkan masuk dari pintu yang mana saja".(Do'a) "Allahummaj'alni mina Tawwabina waj'alni minal Mutathahhirin", At-Turmudzi meriwayatkannya. Dan barangsiapa berwudlu lalu membaca do'a "Subhanakallahumma wa Bihamdika .. dst maka dicatat kemudian dicetak dengan cetakan yang tidak akan luntur hingga hari kiamat". (Nihayatul Muhtaj ila Syarhi al-Minhaj)
Ibnu L' Rabassa
No comments
Post a Comment