Melalui akun twitternya @Dahlilanzar, Dahnil mengatakan bila ada yang bilang “Islam itu ya satu saja, ya Islam gak pake embel-embel dan identitas lainnya. Bagi saya justru adalah statement yang mengkerdilkan Islam, dan nirnalar memahami perbedaan produk pikir dalam Islam”.
Postingan yang muat pada 11 Juli 2018 pukul 19:57 itu mendapat respon yang beragam dari para netizen. Salah satu di antaranya adalah akun @whidayat7969 yang memberi komentar singkat “saya tidak setuju dan tidak sependapat. Komentar ini dibalas dengan santai oleh Dahnil “tidak apa. Bebas. :-)”.
Sebelumnya Dahnil juga membuat postingam yang diunggah pada pukul 16:43 “Jadi, saya gembira lahirnya embel-embel Islam tersebut sebagai kekayaan khazanah pikir Islam yang luar biasa. Saya bergembira karena berbagai kelompok terus berpikir untuk menjadikan Islam sebagai jalan yg terus dikontekstualisasikan setting dan masanya”.
“Secara pribadi saya tidak pernah mempermasalahkan tafsir kreatif terhadap implementasi nilai-nilai Islam dengan berbagai embel-embelnya, asal tidak bertentangan dengan Tauhid, Islam Nusantara kah, Islam Liberal kah, Islam Berkemajuan. Bagi saya itu simbol umat Islam kaya dengan Khasanah Pikir”. Kata Dahnil melalui cuitannya.(-e_R-)
No comments
Post a Comment