BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Thursday, May 08, 2014

Konferensi Islam dan Peradaban HTI Tidak Perlu Diikuti Muslim Aswaja

Muslimedianews.com ~ Dibulan Rajab ini, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan menggelar acara Konferensi Islam dan Peradaban (KIP) di beberapa kota di Indonesia dengan slogan "#IndonesiaMilikAllah". Acara itu merupakan agenda seremonial rutin HTI yang biasa dilakukan pada bulan Rajab dengan mengusung tema-tema berbeda setiap tahunnya.

KIP (Konferensi Islam dan Peradaban) HTI itu rencananya akan diselenggarakan dari tanggal 27 Mei - 1 Juni 2014. Dimulai dari Bogor, Palembang, Pangkal Pinang, Sumedang, Yogyakarta, Kudus, Probolinggo, Pare-pare, Jeneponto, Kolaka, Balikpapan, Luwuk Banggai dan Tidore pada 27 Mei 2014.

Pada 29 Mei direncanakan digelar di Aceh, Jambi, Bengkulu, Bandung, Semarang, Singaraja,Mamuju, Mataram, Pontianak, Banggai Kepulauan, Unaaha. Dilanjutkan pada 31 Mei: Padang, Bandung Kabupaten, Surabaya, Banjarmasin, Gowa, Gorontalo Palopo.

Dan hari terakhir 1 Juni 2014 berlangsung di Medan, Lubuk Linggau, Tanjung Pinang, Batam, Pesisir Selatan Padang, Bandar Lampung, Serang, Tangerang, Jakarta, Sukabumi-Cianjur, Priatim, Cirebon, Purwokerto, Magelang, Solo, Gresik, Malang, Madiun,Pangkalanbun, Palangkaraya, Rantau, Samarinda, Palu, Makassar, Bau-bau, Luwu Timur, Bima, Kupang,Kendari, Ambon, Ternate, Sorong, dan Jayapura.

Seremonial rutin HTI kali ini tidak ada bedanya dengan acara-acara pada tahun-tahun sebelumnya yang tidak akan pernah berdampak pada perubahan, sebaliknya hanya semarak sesaat yang memang selalu diikuti aktifis HTI secara kompak, dan berakhir setelah acara berakhir.

Untuk itu umat Islam, khususnya Aswaja, sebenarnya tidak perlu mengikuti acara seremonial rutin itu, kecuali bila ingin nikmati hiburan-hiburan rutin yang disajikan oleh Hizbut Tahrir Indonesia sebagai tontonan tiap tahun di beberapa kota di Indonesia.

Oleh : Ibnu Manshur
« PREV
NEXT »

18 comments

  1. Sesama muslim kok begini ya..... harusnya kita senang dan ikut mendukung kalau ada saudara kita yang menyerukan syariat dankejayaan islam... lha yang satu ini kok malah menyarankan untuk tidak menghadiri acara yg diadakan oleh saudaranya..... tapi kalau natalan malah menghadiri dan menjaganya.... aneh!!!

    ReplyDelete
  2. berapa kali HTI menyurakan syariat? Ko ga jaya2 umat islam.

    ReplyDelete
  3. hanifah zahra8 May 2014 at 14:49

    karena umat belum tersadarkan, kita sebagai umat islam wajib memahamkan dan menyadarkan bagaimana sistem dan kehidupan islam seharusnya pd umat dengan dakwah berbagai uslub yg ma'ruf :)

    ReplyDelete
  4. yang penting..gue tetep hadiir....

    ReplyDelete
  5. berapa kali HTI menyerukan syariat islam tapi ko gak tegak tegak?? jawabannya adalah sudah kah ada selain HTI, yang menyerukan dan konsisten dengan dakwah mewujudkan penegakkan syaria islam secara menyeluruh???. syariat islam bukan untuk HTI tapi Umat manusia. hallo..

    ReplyDelete
  6. aswaja???? aku, aku, aku, akulah aswajaaaa. jika anda bilang aswaja SEBENARNYA tidak perlu hadir. maka SAYA menyarankan aswaja yang lain boleh hadir... bertemu saudara dalam rangka mendapat pengetahuan islam adalah pahala. INGAT YANG MEMBERIKAN PAHALA bukan yang nulis berita ini. mari saling bersinergi dalam dakwah.

    ReplyDelete
  7. gak jaya-jaya soalnya ente gak sadar pentingnya syariat dan khilafah :P

    ReplyDelete
  8. ente ini goblok, menurut Imam Besar Mesjid Istiqlal, Indonesia

    itu sudah memenuhi syarat dikatakan sebagai negara Islam, HTI hanyalah sekumpulan anjing2 liar yang menggonggong

    ReplyDelete
  9. Capitalisme Must Die14 May 2014 at 23:54

    Alhamdulillah say aswaja tulen banyak tercerahkan oleh HTI tentang islam, maju terus HTI, lambat laun pemahaman tentang islam pasti bisa difahami oleh kaum muslimin dan aswaja, karena masuk akal, sesuai fitrah, memuaskan dan menentramkan hati, serta sesuai dengan Al Quran dan Assunahnya, jd kalo yg ngaku aswaja tp menolak syariat islam itu tanda tanya besar tentang keimanannya,

    ReplyDelete
  10. jangan sampai menjadi korban selanjutnya seperti di MESIR. ngaku2 menegakkan Syariat nyatanya yg tegak cuman syahwatnya doank

    ReplyDelete
  11. Di Mesir itu korban Demokrasi, korban dr penggunaan sistem ini. Lihatlah bgaimana barat (AS) dibantu militer Mesir menumbangkan pemerintahan yg dipilih secara demokratis

    ReplyDelete
  12. bukannya kebalik neng, demokrasi muncul dimesir gara2 bekas pemimpinnya pada korup semua, memanggnya sebelum demokrasi ada dimesir para pemimpinnya tidak mencium pantatnya amerika buat mempertahannya kekuasaannya, buka mata anda dan liat arab saudi yang begitu tunduk sama politiknya amerika

    ReplyDelete
  13. anda ini sudah gak ikut berusaha sukanya ngomel aja.

    ReplyDelete
  14. Gue Yudhi Pratama26 May 2014 at 05:37

    jika acara yang diselenggarakan HTI ini, yang mengumpulkan ummat, yang
    berdakwah, yang berusaha dan berjuang di jalan Allah ini HANYA
    seremonial, hanya hiburan semata, lalu apa yang sudah anda lakukan untuk
    ummat? Jadi apakah anda menganggap dakwah itu hanya seremonial dan
    hiburan belaka? Jadi apakah anda sedang berusaha untuk mencegah ummat
    islam datang ke majlis dakwah?

    ReplyDelete
  15. Gue Yudhi Pratama26 May 2014 at 05:40

    sama saja anda berkata sebagaimana orang kafir quraisy yang berkata: "Berapakali Muhammad berdakwah? ujung ujungnya dia hanya membawa kepercayaan yang membawa umatnya dalam kesengsaraaan. Sudahlah! Percuma berdakwah! Islam tidak akan pernah menang" padahal Allah telah menjajikan kemenangan untuk kami.

    "Tidaklah seseorang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali orang orang yang kafir"

    ReplyDelete
  16. Muhammad Ferdy Al-Fatih29 May 2014 at 18:35

    acara" HTI Tidak akan pernah berdampak pada perubahan !??

    wajar saja kalau antum bilang seperti itu,, karna pengetahuan tentang HT minim dan hanya melihat dari sebagian sisi sj,,
    coba antum ikut ngaji dengan HT pasti antum tau perubahan'y ..

    jgn hanya melihat opini" saja,, tapi lihatlah fakta,, mengapa HTI selalu mengadakan acara .

    ReplyDelete
  17. Itu sirik, tanda tak mampu... tak mampu jadinya sirik, kalo diperhatikan, stidaknya ada perubahan dari tahun ke tahun, acara tahun ini jauh lebih banyak lokasi acaranya, sekitar 71 kota, sedangkan tahun lalu hanya sekitar 45 Kota, artinya HTI berkembang dan semakin didukung masyarakat... aswaja itu apa? yg nolak syari'ah dan khilafah...??? itu mah aswaja yg diklaim sendiri....

    ReplyDelete
  18. karena orang yang mendukung lebih sedikit...yang menentang jutaan...orang yang diam aja jd penonton kayak anda lebih banyak lagi....

    ReplyDelete