Muslimedianews.com ~ Paling sedikit 46.000 akun Twitter dinyatakan terkait dengan para
pendukung ISIS pada akhir 2014. Ini adalah temuan sebuah lembaga riset
yang dilaporkan di Washington hari ini, lapor AFP. Hasil
penelitian yang dirilis Kamis (5/3/2015) waktu setempat oleh Brookings Institution
ini mendapati fakta bahwa sekalipun banyak akun diblokir oleh Twitter
namum jumlah akun pro-ISIS tetap tinggi.
"Dari September sampai
Desember 2014, para peneliti memperkirakan bahwa paling sedikit 46.000
akun Twitter telah digunakan para pendukung ISIS, walaupun tidak semua
akun-akun itu aktif pada waktu bersamaan," bunyi laporan itu.
Dua
peneliti, JM Berger dan Jonathon Morgan, mengatakan analisis terhadap
upaya ISIS diketahui bahwa ISIS jauh bergerak dari inti kepemimpinannya.
"Analisis-analisis
sebelumnya terhadap capaian Twitter ISIS menggantungkan diri pada
segmen-segmen terbatas dari seluruh jejaring sosial ISIS," tulis mereka
dalam laporan yang ditugaskan oleh Google Ideas itu.
"Bentuk
seluler nan kecil dari jejaring itu --dan fokus pada subset-subset
tertentu di dalam jejaring semacam pejuang asing-- mungkin saja
menciptakan kesimpulan yang salah."
Dengan menganalisis lokasi
yang melekat pada cuitan-cuitan, para peneliti mendapati fakta bahwa
sejumlah besar pendukung ISIS berada di Arab Saudi, diikuti Suriah, Irak
dan Amerika Serikat. Hampir satu dari lima pendukung ISIS telah mencuit dalam Bahasa Inggris, dengan tiga perempatnya mencuit dalam Bahasa Arab.
Para
analis menyebutkan, akun-akun pendukung ISIS ini rata-rata memiliki
1.000 follower, atau lebih tinggi dari kebanyakan pengguna Twitter.
Akun-akun yang paling sering mencuit dan paling banyak memiliki follower
kebanyakan telah diblokir.
Para peneliti mengatakan
perusahaan-perusahaan media sosial dan pemerintah AS mesti bekerja sama
dalam menyarankan tanggapan sepantasnya terhadap ekstremisme di media
sosial.
Mereka menegaskan bahwa kendati diskusi mengenai isu ini
kerap mengkerangkakan intervensi pemerintah sebagai hambatan terhadap
kebebasan berbicara, kenyataannya, perusahaan-perusahaan media sosial
belakangan mengatur pembicaraan dalam platform mereka tanpa mengawasi
dan mengungkapkan bagaimana pemblokiran diterapkan.
Twitter
berkata pekan ini bahwa mereka tengah bekerja sama dengan penegak hukum
pada bidang ancaman tak terpeakan, di tengah laporan bahwa jejaring
sosial ini menjadi sasaran teror ISIS.
Sebuah halaman dalam
buletin online Pastebin memperlihatkan foto penemu Twitter Jack Dorsey
dengan ditulisi sebuah pesan dalam Bahasa Arab. SITE
Intelligence, kelompok pemonitor ISIS asal AS, mengatakan posting Jack
Dorsey itu dibuat oleh Al-Nusra Al-Maqdisiya, sayap media ISIS.
Terjemahan
dari pesan itu adalah bahwa Dorsey dan Twitter kini menjadi target ISIS
karena telah memblokir akun-akun tertentu yang berkaitan dengan ISIS.
"Kamu
memulai perang gagal ini, dan kami sudah bilang pada kamu sejak awal
bahwa ini bukan perangmu! Tapi kamu tidak paham. Kamu matikan akun-akun
kami dan kami dengan cepat kembali, tapi manakala singa-singa penyendiri
kami menghentikan nafas kamu maka tidak akan ada lagi kata kembali!"
tulis pesan itu seperti dikutip AFP.
20 Persen asal Indonesia
Twitter mencatat dalam periode 27 Februari hingga 2 Maret 2015
kicauan tentang ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dari Indonesia
berkontribusi 20 persen dari total tweet dunia.
Seperti dikutip
dari akun CEO Provetic @Iwan9A10A, Jumat, dalam kurun empat hari
pemantauan di Twitter Indonesia terdapat rerata 5.400 tweet tentang ISIS
per hari.
Pada periode yang sama, total tweet global soal ISIS adalah 112.075 sementara dari Indonesia adalah 21.722 tweet.
Terkait
dengan muatan sentimen kicauan, Provetic memetakan 66 persen tweet
tentang ISIS dari Indonesia bersentimen netral. Ini artinya mayoritas
diskusi tentang ISIS di Twitter bersumber dari liputan media massa.
Sentimen negatif sebanyak 21 persen dan sentimen positif tentang ISIS adalah 13 persen. (antara/mukafi niam)
sumber via nu.or.id
Sunday, March 08, 2015
Home
International
ISIS Miliki 46.000 Akun Twitter untuk Kampenye Melalui Medsos
ISIS Miliki 46.000 Akun Twitter untuk Kampenye Melalui Medsos
-
Sunday, March 08, 2015
Edit this post
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
Most Reading
-
Muslimedianews.com ~ Kitab Fathul Izar adalah karya ulama Nusantara, KH. Abdullah Fauzi Pasuruan. Menerangkan tentang perihal nikah dan...
-
Muslimedianews.com ~ Menjadi orang tua bagi anak-anak sangat gampang. Ia boleh menunggu saja anak-anak keluar dari rahim istrinya atau m...
-
Muslimedianews.com ~ Muharram merupakan bulan pertama dalam tahun Islam (Hijrah). Sebelum Hijrah Rasulallah dari Mekah ke Yathrib kiraan...
-
Muslimedianews.com ~ Footnote atau Catatan Kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab...
-
Muslimedianews.com ~ TRADISI 4 DAN 7 BULANAN KEHAMILAN Ngapati atau Ngupati adalah upacara selamatan ketika kehamilan menginjak pada us...
-
Muslimedianews.com ~ Daftar Pustaka adalah tulisan yang tersusun di akhir sebuah karya ilmiah yang berisi nama penulis, judul tulisan, pe...
-
Muslimedianews ~ KH. Ahmad Dahlan dan Kh. Hasyim Asy’ari itu sekawan, sama-sama menunut ilmu agama di Arab Saudi. Sama-sama ahli hadits d...
-
Muslimedianews.com ~ Seorang polisi, seharusnya memiliki sikap yang bijak dan memiliki jiwa pengayom masyarakat, serta memahami sejarah ne...
-
Muslimedianews.com ~ Dalam salah satu tulisannya yang membahas mengenai melihat gambar porno atau melihat gambar aurat wanita, DPP Hizbu...

No comments
Post a Comment