Umar mengusulkan “Tidak, tetapi jadikanlah Aqra’ bin Habis sebagai amirnya.” Abu Bakar berkata, “Kamu tidak lain hanyalah ingin berselisih denganku.” Umar menjawab, “Aku tidak bermaksud untuk berselisih denganmu.” Akhirnya keduanya saling berbantah-bantahan sehingga suara mereka berdua makin keras karena saling berselisih.
Lalu turunlah berkenaan dengan peristiwa itu firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian mendahului di hadapan Allah dan Rasul-Nya…” (Q.S. Al Hujurat, 1) sampai dengan firman-Nya, “Dan kalau sekiranya mereka bersabar…” (Q.S. Al Hujurat, 5).
Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis lainnya yang juga melalui Qatadah, bahwa para sahabat selalu mengeraskan suaranya kepada Rasulullah saw. bila berbicara dengannya, maka Allah swt. segera menurunkan firman-Nya, “Janganlah kalian meninggikan suara kalian …” (Q.S. Hujurat 2).
Terkait surat Al-Hujurat ini, beredar kabar bahwa ada mushaf Al-Qur’an yang pada ayat ke-8 terdapat kekhilafan dalam cetakan.
Untuk lebih jelasnya dimana letak kekhilafan itu, silahkan ambil Al-Qur’an-mu, kemudian buka Surah Al-Hujurat (surah ke-49) ayat ke-8 dan perhatikan gambar:
Bagaimana, sudah kamu periksa Al-Qur’an kamu? Apakah Al-Qur’an kamu salah dalam pencetakan, atau benar? Silahkan sebarkan berita ini kepada semua temanmu, khususnya yang muslim. Supaya mereka bisa tahu jika Al-Qur’an yang mereka pegang itu ada kesalahan dalam pencetakan.
Dr Asimun Mas'ud, via Sarkub

No comments
Post a Comment