Kesalahan dan kurangnya memahami ajaran Islam ini membuat beberapa orang merasa memperjuangkan Islam tetapi sebenarnya meruntuhkan pondasi Islam itu sendiri. Salah satunya yang dilakukan oleh syabab Hizbut Tahrir Indonesia bernama Hubaiballah Akhtar.
Doktrin khilafah yang dicecoki kepadanya, membuat dirinya merasa bebas menghina simbol-simbol negara Indonesia. Dalam pandangan HTI, Indonesia memang dianggap sebagai negara bersistem kafir atau negara thoghut. HTI juga berpandangan nasionalisme tidak ada dalilnya, bahkan diharamkan.
"Yang Atas Hanya Cocok Untuk Binatang. Yang Bawah Untuk Manusia", tulisnya sambil mengupload gambar bendera Indonesia, Merah Putih, yang dipegang oleh seekor monyet (20/8)
Orang HTI ini juga mengatakan bahwa paham nasionalisme tidak berasal dari Allah dan tidak memanusiakan manusia. "Paham Nasionalisme Kebangsaan Bukanlah Dari Allah swt, Paham ini Tidak Memanusiakan Manusia.", lanjutnya.
| Hinaan syabab HTI terhadap Bendera Indonesia https://www.facebook.com/hubaiballah.akhtar/posts/991941547495212 |
Dalam pernyatannya yang lain, Hubaiballah juga mengatakan bahwa upacara bendera hukumnya haram karena menyerukan nasionalisme yang juga dihukumi haram.
Hukum haram yang dikatakan oleh syabab HTI itu ternyata atas dasar salah paham terhadap hadits tentang ashobiyah, dimana nsionalisme dianggapnya sama dengan ashobiyah.
Hukum haram yang dikatakan oleh syabab HTI itu ternyata atas dasar salah paham terhadap hadits tentang ashobiyah, dimana nsionalisme dianggapnya sama dengan ashobiyah.
| https://www.facebook.com/hubaiballah.akhtar/posts/991938484162185 |
red. Ibnu Manshur
No comments
Post a Comment