Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Sampang, Hary Soeyanto mengatakan, kegiatan yang akan dilaksanakan pada P-APBD tahun 2015 yakni budidaya ubi kayu yang ada di Dinas Pertanian, pemberian keterampilan di Dinas Sosial, bantuan dan penanaman bibit pohon jati dan mahoni di Dinas Kehutanan dan Perkebunan.
Sedangkan di APBD 2016, ada pembangunan jalan poros desa baru di Dinas PU Bina Marga, pembagunan sarana dan prasarana air bersih di Dinas Pemukiman Wilayah, pembangunan Polindes di Dinas Kesehatan, rehab ruang kelas dan pembangunan perpustakaan SD di dusun Nang Kernang serta Pendirian SMP di dusun Gedding Laok, Desa Blu'uran pada Dinas Pendidikan.
Rencana pembangunan itu, imbuh Hary Soeyanto, berdasarkan hasil kunjungan lapangan 19 SKPD dan serap aspirasi dengan tim Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Alam Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sampang.
Ketua Lakpesdam NU Sampang, Achmad Faesol, mengatakan, hasil pendampingan yang dilakukan Lakpesdam NU di dua desa bekas konflik Syiah selama tiga tahun menyimpulkan bahwa, pembangunan di dua desa itu sudah sangat dibutuhkan bahkan masuk kategori mendesak. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi ekonomi dan sumber daya alam yang dibutuhkan.
"Saya bersyukur hasil pendampingan yang Lakpesdam NU lakukan, mendapat respon yang baik dari Pemkab Sampang," terang Faesol. (*)
sumber maduratimes

No comments
Post a Comment