Munas kali ini akan mengangkat tema Islam Wasathiyah untuk Indonesia dan Dunia yang Berkeadilan dan Beradab yakni Islam berwajah moderat, toleran, dan proporsional, ujar Wasekjen MUI Noor Achmad di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan dengan mengangkat tema tersebut diharapkan umat Islam tidak mudah mengkafirkan atau meliberalkan.
Tema tersebut mempunyai makna yang cukup besar karena tidak semata-mata metode berpikir tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan.
"Saat ini, Islam moderat menjadi trending topic di dunia," katanya.
Munas itu diikuti oleh seluruh pengurus MUI dari seluruh Tanah Air. Pada Munas tersebut juga dilakukan pemilihan Ketua Umum MUI.
"Kami yakin pemilihan ketua umum akan berlangsung adem-ayem, katanya.
Munas kali ini merupakan pertama kalinya dilangsungkan di luar Jakarta.
Disinggung mengenai banyaknya kritikan yang ditujukan kepada MUI terkait fatwa, dia menjelaskan selama ini pengurus MUI saat ini telah bekerja keras sesuai dengan tugas pokok.
"MUI merupakan wadah para cendikiawan. Kalau ada yang tidak senang dan mengkritik merupakan hal yang wajar. Sampai saat ini, saya tidak melihat reputasi MUI menurun tetapi malah menanjak karena banyak persoalan umat yang dibahas," ujar dia.
sumber antara
No comments
Post a Comment