Menanggapi hal itu, Ulil mengatakan bahwa dirinya tidak benci Saudi, namun hanya kritis pada praktek keagamaan yang ada di Arab Saudi.
"Saya kritis pada praktek keagamaan di Saudi. Tp tidak benci.", tanggap Ulil. (20/6).
Sebelumnya, Ulil membenarkan tentang adanya perkembangan Atheisme yang pesat di Arab Saudi. Menurutnya, hal itu sebagai sebuah ekspresi kemuakan masyarakat atas praktek keagamaan di Arab Saudi.
"Benar. Ateisme berkembang cukup cepat di Saudi sbg ekspresi kemuakan publik atas praktek agama yg norak di sana.", tulisnya.
red. Ibnu Manshur

No comments
Post a Comment