Ketua PC PMII Kota Surakarta, Ahmad Rodif mengatakan, di kota seperti Solo dan sekitarnya, keberadaan bibit radikalisme di kampus, perlu diwaspadai.
Rodif juga mengingatkan bahaya radikalisme di kampus juga seringkali disusupkan lewat kegiatan kerohanian Islam (Rohis) atau lembaga dakwah kampus (LDK). Sudah menjadi rahasia umum bahwa selama ini LDK menjadi sarana empuk bagi masuknya doktrin radikalisme di kampus.
"Maka harus diwaspadai betul. Tapi hari ini PMII siap merebut masjid kampus dan LDK dari kelompok yang membahayakan keutuhan, kesatuan, dan persatuan NKRI," tambahnya.
Sedangkan di kampus-kampus yang belum ada PMII, Rodif mengajak organisai di bawah naungan NU atau sepaham dengannya, seperti IPNU-IPPNU, KMNU, MATAN, IMAN, Al Khidmah, dan lain sebagainya untuk juga ikut bekerja keras dan bahu-membahu menjaring mahasiswa NU untuk dikader.
"Ini penting demi menjaga dan mengembangkan kultur NU di kalangan kaum muda," tutupnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Waspadai Bibit Gerakan Radikalisme di Kampus!

No comments
Post a Comment