Setelah Rasulullah wafat, cincin ini dilanjutkan oleh para penerus Rasulullah, Sayidina Abu Bakar, Sayidina Umar dan terakhir Sayidina Utsman, kemudian cincin terjatuh di sumur Aris dekat Quba'. Setelah dicari selama tiga hari dalam sumur, cincin tidak kunjung ditemukan, hingga kini.
Bukan klenik, setelah cincin ini hilang menjadi pertanda awal terjadinya ujian diantara umat Islam dalam beberapa peristiwa diantara mereka. Pernyataan ulama ini dikutip oleh al-Hafidz Ibnu Hajar, pensyarah Sahih al-Bukhari.
Sebagian ulama berkata : "Cincin Nabi memiliki rahasia seperti cincin Nabi Sulaiman, ketika hilang maka kerajaannya pun hilang. Ketika Utsman kehilangan cincin Nabi maka jadi awal ujian umat Islam yang jadi sebab beliau wafat dan berlanjut ke akhir zaman" (Fathul bari)
Ust. Muhammad Ma'ruf Khozin


No comments
Post a Comment