1. Telah mengeluarkan Ibnu Mardawaih dari Mush’ab bin Sa’d, beliau berkata : "Seorang laki-laki dari Khawarij memandang Sa’d yakni Sa’ad bin Abi Waqqash ra. kemudian berkata : "Ini termasuk pimpinan orang kafir !". Lalu Sa’ad bin Abi Waqqash menjawab : "Kamu berbohong, justru aku yang memerangi pimpinan-pimpinan orang kafir". Kemudian Khawarij yang lainnya berkata : "Laki-laki ini termasuk orang-orang yang merugi amalnya (merujuk kepada ayat dalam surat al-Kahfi: 103), maka Sa’ad bin Abi Waqqash berkata : "Kamu juga berbohong !, merekalah orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan kufur terhadap perjumpaan dengan-Nya (surat al-Kahfi: 105). Atsar ini disebutkan dalam kitab Fathul Bary (10/40).
Keterangan :
Dari 2 atsar / hadist yang kami nukil diatas, ada beberapa ciri-ciri Khawarij dan itu mirip sekali dengan Wahabi yang ngaku-ngaku pengikut salaf dan ngaku-ngaku Ahlussunnah :
1. Gampang memvonis kafir, syiah, bid’ah tanpa ada penelitian terlebih dahulu seperti yang disebutkan di dalam atsar di atas. Padahal mereka tau siapa Sa’ad bin Abi Waqqash. Tapi, tetap saja tudingan kafir langsung dilemparkan dengan seenaknya.
2. Terbiasa memakai ayat-anya yang ditujukan kepada orng kafir / musyrik untuk menyerang umat muslim seperti kata-kata : انت من الاخسرين اعمالا. Diambil dari surat al-Kahfi ayat 103 yang mana ayat ini di tujukan kepada Yahudi dan Nashrani.
3. Menganggap orang yang bukan golongan dia adalah musuh Allah, kafir, tidak faham tauhid, dan lain-lain (Liat atsar ke-2 pada kata-kata "apa yang menyebabkan engkau datang kemari wahai musuh Allah").
4. Tidak menerima dalil dari kelompok lain karena menurut mereka golongan merekalah yang paling benar (liat atsar kedua : walaupun ‘Umaroh menjelaskan tentang persaudaraan di antara muslim, beliau mendengar adzan dari daerah itu, bahwa Nabi ridla dengan syahadat beliau), tetapi tetap saja mereka tidak mau menerima dalil atau alasan ‘Umaroh yang akhirnya beliau dibunuh oleh Khawarij.
5. Hukuman bagi yang tidak sesuai dengan golongan mereka adalah hukuman bunuh (mirip dengan kejadian yang diceritakan dalam kitab Tarikh Najd (tentang kekejaman Wahhabi)).
6. Mereka terbiasa mengambil dengan dhahirnya ayat tanpa melihat tafsir para ulama'.
7. Enggan untuk berhusnuddlon dengan golongan selain mereka.
Inilah diantara ciri-ciri Khawarij yang dapat disimpulkan dari 2 atsar di atas. Sebenarnya masih banyak lagi ciri-ciri khawarij, namun belum sempat kami tampilkan disini. Dengan adanya kesimpulan ini, kita berharap dapat dihindarkan dari sifat sifat Khawarij . Aamiin.
Oleh : Ustadz M. Hasan Hasbullah, via santri.net
No comments
Post a Comment