Didalam kitab Tarikh Dimasyqi karya Imam Ibnu 'Asakir, dikisahkan pula ulama besar yaitu Imam a-Syafii'i yang konon diberi kekhususan didalam kuburnya sehingga hidup di alam sana. Ashmu'i berkata :
"Saya melihat Amirul Mukminin tahun 214 H berkata bahwa Allah memberi kekhususan kepada Muhammad bin Idris Syafi'i dengan wara', ilmu, fasih, adab, shalih, dan agamis.
Saya dengan bapakku Harun (Ar-Rasyid) bertawassul kepada Allah dengan Syafi'i dan Syafi'i hidup serta diberi rizki di kuburnya".
Disebutkan didalam sebuah hadits bahwa Allah mengharamkan tanah memakan jasad para Nabi, sehingga para Nabi hidup dan diberi rizki didalam kuburnya.
Oleh : Ust. M. Ma'ruf Khozin


No comments
Post a Comment