Menurut Mujib, salah satu panitia penanggung jawab Lomba Hadrah, perlombaan ini cukup menarik minat peserta.”Sebagian peserta membawa sendiri alat hadrah dari kampus masing-masing,” ujar Mujib di sela-sela perlombaan. Pesan salah satu juri, Kyai Nasir, hadrah juga harus memperhatikan adab. “Perlombaan hadrah bukan semata-mata mengenai siapa yang paling hebat dan bagus, tapi harus selalu diingat bahwa hadrah ini tujuan utamanya adalah sholawat pada Nabi Muhammad,” terang beliau setelah perlombaan selesai.
Dewan juri Lomba Hadrah NU-santara 2015 adalah Kyai Nasir dan Ahmad Mushofa. Setelah perlombaan usai, beberapa delegasi dari masing-masing tim membawakan sholawat bersama dengan dewan juri. Juara lomba hadrah NU-santara 2015 akan diumumkan pada acara puncak NU-santara 2015 dalam Seminar Kebangsaan dan Kontempelasi Budaya NU-santara 2015. (KMNU)

No comments
Post a Comment