Muslimedianews.com, Jakarta ~ Puluhan personel paduan suara gereja asal Ende, Nusa Tenggara Timur,
ikut memeriahkan kampanye perdana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di
Stadion Gelora Bung Karno, Senayan. Mereka memakai baju daerah dan
menyanyikan mars PKS.
Presiden PKS Anis Matta mengatakan, saat ini konsep Partai PKS adalah terbuka dan menerima segala golongan. "Konsepnya adalah PKS ingin memimpin Indonesia. Kita ingin masuk ke seluruh segmen, konstituen dan lapisan. Tadi juga ada paduan suara gereja dari Ende," kata Anis saat berkampanye di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (16/3/2014).
Anis melanjutkan, PKS ingin memunculkan semangat kebersamaan dan semangat solidaritas antara sesama kader di seluruh Indonesia. "Kami ingin menangkap apa yang menjadi nilai utama dan bisa memperkuat Indonesia. Kami juga tidak ingin menggunakan kata sifat, misalnya Indonesia bermartabat dan unggul karena kita tidak menggunakannya," tutup Anis. Demikian dilansir Okezone.
Presiden PKS Anis Matta mengatakan, saat ini konsep Partai PKS adalah terbuka dan menerima segala golongan. "Konsepnya adalah PKS ingin memimpin Indonesia. Kita ingin masuk ke seluruh segmen, konstituen dan lapisan. Tadi juga ada paduan suara gereja dari Ende," kata Anis saat berkampanye di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (16/3/2014).
Anis melanjutkan, PKS ingin memunculkan semangat kebersamaan dan semangat solidaritas antara sesama kader di seluruh Indonesia. "Kami ingin menangkap apa yang menjadi nilai utama dan bisa memperkuat Indonesia. Kami juga tidak ingin menggunakan kata sifat, misalnya Indonesia bermartabat dan unggul karena kita tidak menggunakannya," tutup Anis. Demikian dilansir Okezone.
Kompas.com memberitakan, ribuan massa pendukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah memadati Gelora Bung Karno (GBK) untuk mengikuti kampanye terbuka perdana partai dengan nomor urut tiga tersebut sejak Minggu (16/3/2014) pagi. Massa PKS memutihkan GBK dengan atribut yang dipakai. Mereka datang dari berbagai tempat di wilayah DKI Jakarta, bahkan ada pula yang mengaku datang dari Serang, Banten dan Depok, Jawa Barat.
Redaktur : Ibnu Manshur
Foto : www.baratamedia.com

Parah HT fitnah nya ya..waduuhh..
ReplyDeleteciyee takut kalah suara nih yee.. panik2.. haha
ReplyDeleteMunafik, dulu menentang sekarang merangkul...huuuuuuuuu. Tiru gaya Gus Dur, tak kan bisa. Benar Bang Koala85, takut kalah suara
ReplyDeleteSy orang NU suka baca sjimtud duror, rotib haddad n alathoss.
ReplyDeleteKnapa Parte2 berbasis NU spt PKB tdk bisa melakukan hal yg sama?? Tidak bisa Solid. Yg ad PKB aj pecah berkeping2. Bahkan di Jabar PKB ga Laku bgtt. Mohon Jawabannya
Karena PKB itu partai politik, terlalu banyak kepentingan di sana. Meskipun begitu, PKB masih lebih dekat dengan jiwa NU, dibanding yang lain... :) Wallahua'lam.
ReplyDeleteapanya yang lebih dekat dengan jiwa NU,,, PKB makin LIBERAL iya!!!
ReplyDeletesaya NU, tapi gak mau pilih PKB masih mending PKS!!! PKS ga RASIS kayak PKB...
tagline PKB di daerah saya aja bunyinya "Partainya Orang NU ya PKB"
HALLO!!! Emang Indonesia di isi orang-orang NU aja...