Muslimedianews.com ~ Syaikh Ahmad Nursaif, pengampu rubath thullab di Hafair, Makkah, adalah guru dari Kyai ‘Athourrahman Hisyam –Kyai Thour– dan adik-adiknya. Suatu kali beliau berkunjung ke Indonesia dan menengok murid-muridnya itu di Leler, Purwokerto. Menurut Gus Zuhrul Anam, adik Kyai Thour yang juga menantu Kyai Maimun Zubair, Syaikh Nursaif bercerita tentang salah satu live show Bin Baz di televisi Saudi.
Dalam dialog interaktif di televisi itu, seseorang bertanya lewat telefon,
“Saya menunaikan ibadah haji, tapi tidak sempat ziarah ke makam Rasulullah. Bagaimana hukumnya?”
“Oh, tidak apa-apa!” Bin Baz menjawab lugas, “Asal tahu saja, saya sendiri dua puluh lima tahun tinggal di Madinah, dan tidak sekali pun berziarah ke makamnya!”
Syaikh Nursaif tampak geram ketika meriwayatkan hal itu,
“Su-ul adab kok bangga!” kata beliau.
Dalam dialog interaktif di televisi itu, seseorang bertanya lewat telefon,
“Saya menunaikan ibadah haji, tapi tidak sempat ziarah ke makam Rasulullah. Bagaimana hukumnya?”
“Oh, tidak apa-apa!” Bin Baz menjawab lugas, “Asal tahu saja, saya sendiri dua puluh lima tahun tinggal di Madinah, dan tidak sekali pun berziarah ke makamnya!”
Syaikh Nursaif tampak geram ketika meriwayatkan hal itu,
“Su-ul adab kok bangga!” kata beliau.
Sumber : http://teronggosong.com
No comments
Post a Comment