BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Friday, February 20, 2015

Melafadhkan Niat Imam Syafi'i dan Ulama Syafi'iyah

Muslimedianews.com ~ Pada dasarnya, melafadhkan niat merupakan hal yang dianjurkan menjelang shalat, termasuk bagian dari kesunnahan (menjelang) shalat. Hal ini merupakan pandangan mayoritas ulama. Sedangkan ulama Malikiyah berpandangan jaiz (boleh) namun lebih utama ditinggalkan, kecuali memiliki ke-was-was-an, maka ulama Malikiyah pun menganjurkan agar melafadhkan niat.

Dalam madzhab Syafi'iyah, melafadhkan niat termasuk hal yang disunnahkan agar lisan membantu hati dalam menghadirkan dan memantapkan niat, yaitu sebagai penguat hati. Pandangan ulama Syafi'iyah ini diketahui oleh seluruh ulama dan umat Islam, kecuali orang-orang yang memang tidak pernah menyentuh kitab.

Secara ringkas, didalam kitab al-Najmul Wahaj fi Syarhi al-Minhaj, dijelaskan

قال: (ويندب النطق قبيل التكبير)؛ ليساعد اللسان القلب، ولأن ذلك أبعد عن الوسواس، وتقدم أن الزبيري أوجب التلفظ بالنية في كل عبادة وهو بعيد
"Mushannif berkata: (Yundzabu/disunnahkan mengucapkan niat menjelang Takbiratul Ihram) agar lisan membantu meneguhkan niat dalam hati, dan karena yang demikian itu menjauhkan daripada ke-was-was-san. Adapun yang telah berlalu pendapat Az-Zubairi yang mewajibkan melafadhkan niat pada seluruh ibadah, itu merupakan pendapat yang jauh (menyimpang)".

Dari penjelasan diatas, ulama Syafi'iyah berpandangan bahwa melafadhkan niat adalah sunnah, bukan wajib. Sedangkan ulama yang mengatakan wajib melafadhkan niat itu pendapat yang menyimpang.


Imam al-Syafi'i Melafadhkan Niat
Imam Syafi'i rahimahullah juga melafadhkan niat menjelang Takbiratul Ihram. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh murid beliau, yaitu Imam Ar-Rabi'. Imam Ibnul Muqri' (w. 381 H) didalam al-Mu'jam-nya meriwayatkan,

أخبرنا ابن خزيمة، ثنا الربيع قال: " كان الشافعي إذا أراد أن يدخل في الصلاة قال: بسم الله، موجها لبيت الله مؤديا لفرض الله عز وجل الله أكبر "
Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Khuzaimah, telah menceritakan kepada kami Ar-Rabi' (murid Imam al-Syafi'i), ia berkata: Apabila Imam al-Syafi'i hendak masuk dalam shalat, beliau mengucapkan "Bismillahi, Muwajjihan La-Baitillahi Mu'diyyan li-Fardlillahi 'Azza wa Jalla Allahu Akbar (Dengan nama Allah, dengan menghadap ke Baitullah, dengan mengerjakan fardlu kepada Allah, Allahu Akbar..)".

Ulama menyatakan bahwa sanad riwayat ini terang bederang bak sinar mentari. Dalam hal ini Imam al-Syafi'i mengucapkan atau menjaharkan niat menjelang Takbiratul Ihram.


Oleh : Ibnu L' Rabassa

« PREV
NEXT »

No comments