Biaya Pengobatan 1,2 Milyar, Anak 5 Tahun Ini Butuh Uluran Tangan Anda
Jakarta, Muslimedianews ~ Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh PBNU mengajak seluruh masyarakat untuk membantu Adrian, anak umur 5 tahun 8 bulan yang sedang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Cipto Mengunkusumo (RSCM), Jakarta. Ia divonis dokter mengidap Hepatitis B dan kanker hati sehingga harus melakukan transplantasi hati.
Menurut Program and Operational Director LAZIS PBNU Nur Rohman di gedung PBNU, Jakarta, Senin (30/11/2015), karena penyakit yang dideritanya, Adrian membutuhkan biaya 1,2 miliar. Sementara orang tuanya, Susanto, hanyalah seorang buruh tani yang mendapatkan upah 30 ribu per hari.
Memang sejak usia dua tahun Adrian sering sakit-sakitan. Ia sudah berobat berulang kali ke rumah sakit daerah setempat, namun tidak kunjung sembuh. Kemudian disarankan dokter untuk berobat ke RSCM pada setengah tahun lalu. Dengan biaya dari BPJS ia berobat ke RSCM. Dan vonis itu pun tiba, vonis yang membuat Susanto lunglai. Berdasarkan diagnosa dokter, Adrian divonis kanker hati. Jika ingin tertolong, ia harus transplantasi hati.
Karena BPJS tak mampu menanggung semua biaya itu, ibunya ibunya Adrian merelakan diri menjadi tenaga kerja di Taiwan. Adrian diurus Susanto. Ia yakin pasti ada jalan keluar. “La yukllifullahu nafsan ila wus’aha. Allah tidak akan menguji di luar kemampuan manusia,” kata Rohman menirukan ketegaran hati Susanto.
Tanpa diduga sebelumnya, Susanto punya cara sendiri untuk menyelamatkan anak sulungnya itu. ia akan menjual ginjal kepada orang yang membutuhkannya. Juga akan mendonorkan hatinya untuk Adrian. Meski istrinya tidak mengizinkan, ia bersikukuh jika akan ada yang membeli ginjalnya, ia akan menjual demi Adrian. Kemudian Susanto berjalan kaki ke istana dengan membawa tulisan menjual ginjalnya kepada presiden.
LAZISNU melalui program NU Care telah berkali-kali menjenguk keluarga Adrian. Pernah juga menjenguk bersama Mustasyar PBNU Abuya Muhtadi. “Kami selalu berkomunikasi dengan Pak Susanto tentang kondisi Adrian. Kami memberikan support, membantu mengkomunikasikannya dengan komunitas-komunitas lain seperti melalui Twitter @Lazisnu dengan hashtag #HatiuntukAdrian,” terang Rohman.
LAZISNU telah menyantuni Adrian melalui Susanto, namun jauh dari cukup. Untuk itu, LAZISNU mengajak semua lapisan mayarakat untuk bersama-sama, bersatu-padu membantu biaya pengobatan supaya Adrian ini tertolong.
Jika Saudara dan Saudari mau mengulurkan tangan membantu Adrian melalui LAZISNU silakan Konfirmasikan donasi melalui WA 081398009800. Kemudian ketik pesan #HatiuntukAdrian saat transfer ke rek Mandiri #LAZISNU : 1230004838977. (Abdullah Alawi/ NU Online)