BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Friday, April 04, 2014

PBNU Minta PKS Hentikan Rebut Masjid kalau Ingin Persatuan Umat

Muslimedianews.com, Jakarta ~ Sekretaris Jenderal PBNU H Marsudi Syuhud meminta kepada Tifatul Sembiring agar pengambilalihan masjid-masjid NU yang selama ini ditengarai dilakukan oleh para kader PKS dihentikan demi persatuan umat. “Bagaimana umat kita bisa bersatu kalau di lapisan bawah masih seperti ini,” kata Marsudi saat menerima kunjungan Tifatul Sembiring, Menkominfo yang juga kader PKS di gedung PBNU, pada Semtember 2011 lalu.

Sejumlah kasus yang terjadi menggunakan modus munculnya seseorang yang dengan sukarela membantu membersihkan masjid, lalu membantu adzan, diteruskan dengan mengajak temannya untuk menjadi khotib dan akhirnya merubah seluruh kepengurusan takmir masjid dan tatanan peribadatan yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Kemunculan kasus seperti ini akhirnya menimbulkan resistensi di masjid-masjid yang lain yang sebelumnya cukup terbuka dengan alasan untuk menjaga eksistensi peribadatan yang sudah ada dan diyakini kebenarannya.

Hal ini menanggapi pernyataan Mantan Presiden PKS ini yang mendambakan tumbuhnya persatuan dan ukhuwah dikalangan umat Islam, karena jika yang dilihat perbedaannya, sangat banyak sekali sehingga untuk memecah Indonesia, akan gampang.

Tifatul menjelaskan, tak ada kebijakan resmi dari partai yang meminta pengambilalihan aset ormas tertentu untuk dikelola oleh kader PKS. Masukan seperti ini tidak hanya datang dari NU, tetapi juga dari ormas Islam lainnya yang merasa sarana ibadah dan umat yang telah dibinanya diambil alih. Ditegaskannya, PKS adalah partai, bukan aliran agama, yang kadernya berasal dari berbagai ormas Islam dan mengakui adanya khilafiyah.

“Kita berdakwah bagaimana Islam bisa dimakmurkan, tidak ada ambil ini-itu. Tak ada gerakan mencuri bedug,” katanya.

Ketua PBNU Iqbal Sullam yang turut dalam pertemuan tersebut meminta agar sasaran dakwah difokuskan kepada umat Islam yang saat ini masih dikategorikan “abangan” yang potensinya masih sangat besar. “Tak perlu mengobrak-abrik tatanan yang selama ini sudah ada,” kata Iqbal.

Kiai Said Aqil Siroj mengungkapkan banyak persoalan besar umat Islam yang harus difikirkan dan diatasi bersama seperti masalah kelaparan dan peperangan di Somalia, revolusi di Mesir, perang di Libya, Irak dan negara berpenduduk mayoritas Islam lainnya yang sedang menghadapi masalah serius dan perlu bantuan. Perbedaan keyakinan, harus dihormati, apalagi yang sifatnya prinsipil seperti sejumlah amalan warga NU, yang oleh kelompok lainnya dianggap sebagai bid’ah.

Dakwah yang berhasil, menurut kiai Said, tidak dengan pendekatan halal-haram dan menyalahkan orang lain, tetapi dengan pendekatan kelembutan dan kasih sayang seperti yang dilakukan oleh Walisongo yang berhasil mengislamkan Nusantara.


Sumber : nu.or.id
« PREV
NEXT »

58 comments

  1. Masalahnya masjid2 NU itu, maaf, berisik ! Sebelum n sesudah sholat selalu nyanyi2. Bikin muslim lain yg dzikirnya beda setelah sholat gak khusyuk.

    Klo ingin bersatu, hormati dong yang dzikir setelah sholatnya berbeda dengan aswaja atau NU. Ndak usah dikerasin kayak paduan suara di gereja.

    Untung Masjidil Haram ndak dikuasai orang NU / aswaja. Gimana klo muslim sedunia klo dipaksa ngikutin dzikir kerasnya NU di depan kabah ?? Pasti kacau deh.

    ReplyDelete
  2. Muhammad Muhsin8 April 2014 at 03:35

    terkadang kita ingin orang lain dapat memahami dan menghargai kita, tapi kita lupa bahwa kita juga harus bisa memahami dan menghargai orang lain. ketika itu yang terjadi, maka muncullah pembenaran diri dan menyalahkan yang tifak sefaham dengan kita. Semoga Allah SWT. melimpahkan hidayahNya pada kita semua. Amin

    ReplyDelete
  3. Semg Mencerahkan8 April 2014 at 09:09

    Sepertinya nya kok situs ini, alergy banget ya dengan partai yg sering disebut-sebut di situs ini... APakah memang misinya utk mengaancurkan parta Isalm ini....sementara partai yang sekuler malah kita biarkan terus berkembang tanpa batas..... apakah Ormas ini memang bersekutu dengan dan sama dengan pendangan sekuler atau memang menjalankan skenerio cara Barat. Ini cara effective untuk memecah belah umat Islam dengan cara memebenturkan ISLAM tradisinal, Islam Abangan, Islam Fundamental, ISlam Leberal..... sadar atau tidak sadar inilah kenyataannya kita telah diadu domba.. secara internal dan dan organisatoris kita jadi perang dan salaing menyerang... maka HIDUPlah KAFIR ...........Na'udubilah mindali' Semoga ALlah segera manyadarkan UMAT ISLAM tercinta ini dari berbagai hal tersebut diatas

    ReplyDelete
  4. yg bicara di masjid ada nyanyi ya ga tahu kalimah toyibah

    ReplyDelete
  5. Orang goblok kalo komentar ya kaya gitu....contohnya si abu amatullah...jadinya kasihan kita...

    ReplyDelete
  6. agan abu ini islam abangan ato dari wahabi?
    kok gak tahu sholawat??
    sholawat itu bukan nyanyian bang, yang pas di bilang nyanyian itu nasyid, itu pun nyanyian islami bukan nyanyian rohani.

    coba abang abu, pelajari sejarah para wali songo, cz mereka jelas mengajarkan islam itu murni dari kanjeng Nabi, tanpa ada unsur politik ato apapun.....
    dan merekalah yang mengajarkan sholawat, kepada kita, dan mereka pula yang memiliki kharomah...

    ReplyDelete
  7. dasar NU tai kucing ga tahu aturan, saya orang NU juga tapi ga seperti itu koplok

    ReplyDelete
  8. kita ikut nabi, bukan wali songong

    ReplyDelete
  9. abu amatullah bodoh.. zikir dan sholawat dibilang berisik..itulah syetannya kau.. makanya sakit telingamu mendengar zikir dan sholawat.. atau jahit aja lidahmu yaaa wahabi tolol...

    ReplyDelete
  10. bukan sholawatannya gan, tapi kerasnya itu loh. Bareng-bareng lagi dan seragam. Pake mik lagi, wooooi. Itu yg ,maaf, ane maksud kayak nyanyian paduan suara.

    Emang semua dipaksa dzikirnya harus gitu ? Itu mengganggu jamaah lain yang aktifitasnya beda. MIsal berdzikir dg cara yg beda. Sholat sunnah qobliyah atau ba'diyah gak khusyu', baca quran terganggu, atau ibadah lainnya. Ganggu pake banget !

    Mo buat sholat jama'ah baru setelah sholat jama'ah orang NU ?? terkapar deh. Terpaksa di emperan. Lha wong suara imam sholat jamaah kalah dg suara dzikir keras itu.

    Wahabi ? apa anda menganggap setiap yang cara dzikir nya, urutannya beda dengan aswaja / NU dianggap wahabi ? Jangan begitu gan. Di dunia ini bukan cuma dzikir NU saja. Nabi ajarkan dzikir dengan cara dan urutan yang bermacam-macam.

    Maaf bila tersinggung, Tapi Nabi teladan yang lebih baik daripada wali songo gan.

    ReplyDelete
  11. kalimat apapun, thoybah ato bukan, klo pake irama itu namanya nyanyian gan. Klo bareng2 orang banyak namanya paduan suara. Apapun kalimat yg diucapkan.

    Klo agan ngucapin kalimat thoybah apapun pake pelan, ato biasa ato kayak baca puisi gak bakal disebut nyanyian kok gan.

    Jadi bukan kalimatnya, tapi caranya yang disebut sebagai nyanyian atau bahkan paduan suara. Ganggunya terhadap jama'ah lain yg juga beribadah itu lho.

    ReplyDelete
  12. Yang ngaku NU tp menghina NU itu bukan NU tp....

    ReplyDelete
  13. Orang bodoh d kasih tau masih ngoceh aja ni abu gosong,, kl ga mau terganggu ya cr masjid/mushola yg bukan NU ato kuburan tu sepi,, gitu aja ko' repot..

    ReplyDelete
  14. Jk memang perdamaian lbh diutamakn. Mk hindrkn/hilangkn kekacauan yg mnjd pnyebb prpecahan umat. Aplgi klo pnybbny hny mslh furu'iyah,mslh2 yg sblmny tdk ada. Mari kita kedepnkn mslh Ushuliyah. NU...WAHABY..MUHAMMADIYAH dan yg laen,jgn mau diadu domba oleh pihak manapun. Mari kt brfikir sejenak...btapa naifny kt....jk mau diadu domba hny dg mslh furu'iyah.

    ReplyDelete
  15. Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah dlm majmu' fatawanya mngtkn : "Seseorg yg hatinya hny brgantung kpd ALLAH,mk tak sesuatupun yg bs mnggngu prtemuany dg ALLAH"
    Shingga seorang mujahid islam ttp mlksnkn sholat dimedan perang,meski dentum meriam memenuhi telingany. Meski stiap saat peluru bs mnembus ulu hatinya. Tp dia ttp sholt dg khusyk,krn dia mrasa punya pelindung yaitu ALLAH. Sekeras appun suara...tdk mngusik kekhusyuany. Sbnyk appun peluru mngarah ketubuhny...tdk mnggnnggu konsentrasi ibadahny. Itulah sejatinya muslim...yg mnggantungkn sgla sesuatu hny pd ALLAH.
    "KITA SEMUA BERSAUDARA,SEPERTI SATU BANGUNAN,HARUS SALING MENGUATKAN"

    ReplyDelete
  16. Halah kaya wes ahli ibadah wae ente um.
    Ngene gelut mbe aku.
    Abu-abu

    ReplyDelete
  17. Ada tai kucing ni.

    ReplyDelete
  18. Sori gan, ane gak ngefan blas sama wali songo.
    Ane gak trima Nabi dan para shahabat dianggap lebih baik darpada wali songo atau orang-orang berisik itu. Ane memang bukan ahli ibadah yg sempurna. Tapi semoga kecintaan kami mengantarkan kami utk mendapat syafaat untuk bersama mereka di hari kiamat kelak.

    Klo kalian lebih cinta wali songo atau NU yaudah. Panutan kita dalam hal ini udah beda.

    Gara2 ini dituduh wahabi ? Berarti kalian anggap selain NU / aswaja, adalah wahabi dong. Jangan gitu gan. NU itu cuma 1 firqoh diantara puluhan jamaah lain di dunia Islam yang punya cara sendiri2 dalam dzikir.

    ReplyDelete
  19. "Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran"

    Ane nyerah aja deh gan klo pake gelut. Maap klo sampe terpancing begitu. Walaupun umpama ane gelut ane dalam rangka cinta Nabi dan para sahahabat sedangkan elo belain NU dan wali songo.

    Klo emosi-emosian, ane juga gak trima gan, klo ada yg anggap lebih baik daripada Nabi n para shahabat dalam hal ini. Mereka fans ane gan. Jangan macem-macem elo gan.

    ReplyDelete
  20. Mas abu,klo spt itu tnggpn anda : "Gara2 ini dituduh wahabi? Berarti kalian anggap selain
    NU / aswaja, adalah wahabi donk."
    Klmt anda tsb mnunjukan ketidak fahaman anda trhdp tulisan sya.

    ReplyDelete
  21. Jk kita tdk lbh salaf dr Imam Ibnu Taimiyah....
    Atw tdk lbh Alim dr Imam Ibnu Qoyyim...
    Mk akn lbh baik jk kt tdk mmprmslhkn hal2 yg kecil(furu'yah). Coz,msh byk hal2 yg bsr(ushuliyah) yg hrs kt benahi. Bgmn mnrt teman2..?

    ReplyDelete
  22. biasanya orang yg risi denger dzikir keras atau sholawatan kalo di daerahku ya orang2 yg ga suka sholat jum;at atau yg mentalitasnya kayak gtu lah..uaneeh to..orang islam denger dzikir marah2..

    ReplyDelete
  23. heran juga ni orang kliatan banget logikanya bermasalah..emang wali songo seenaknya ya dalam ber Islam tida menconto rasul??lebih deket mana sih masa hidup wali songo dengan anda..logikanya orang yg hidup lebih deket ke masa nabi maka ilmunya lebih minim distorsi ketimbang dengan masa hidup yg lebih jauh..tentu saja ada pengecualian2 seperti para tanduk setan dari nejd, mussailamah al kadzab yg emang sudah salah dari sononya..

    ReplyDelete
  24. Samsul Densus Antirayapnejad7 August 2014 at 14:09

    abu amtullah kader ISIS nich...ngajak ribut...sholawat dan dzikir disebut nyanyian

    ReplyDelete
  25. Apa gak ada bahan diskusi yag lain? Ngapain ngurusin cara ibadah orang lain. Itu saudara lo, kalau Anda ngaku islam.

    ReplyDelete
  26. Nyayian ....!,yg bilang wiridan/ dzikir ba'dal sholat fardu.. itu seperti nyanyian, jelas org tersebut buta hatinya..., umat NU.. setelah sholat ma'tubah yg didzikirkan kakimat tasbih, tahmid,tahlil istighfar dan sholawat...! Dan itu adalah perintah gusti kanjeng nabi muhammad SAW, dan membaca kalimat2 tsb.., tidak ada larangan dibaca secara jahr/ keras...! Jadi klo anda merasa terganggu dengan bacaan2 kalimat diatas...anda ini islam mu'alaf...anda harus ngaji dulu pada kyai2 NU .. drun...!!!

    ReplyDelete
  27. Pustaka Tholibul Ilmi7 August 2014 at 21:32

    Ha..ha..kucu org NU itu. Masjid NU jarang dimakmurkan oleh org NU sndri. Cuma org tua NU yg bodoh2 itu g bs mngelolah masjid shg kader2 PKS yg memakmurkan. Jd dianggap merebut

    ReplyDelete
  28. Rizki Faraytodi7 August 2014 at 22:13

    Betul gan,kalo udah kalah ya bisanya ngajak gelut

    ReplyDelete
  29. Rizki Faraytodi7 August 2014 at 22:15

    Kyai2 NU emang gak pernah salah ya gan

    ReplyDelete
  30. NUMPANG LEWAT SAJA....mari kita jaga persatuan bgsa ini.....saling mnghormati dan bijak dlm berucap....u/ mnghindarkan kebencian sesama.....semoga semua diberi ketentraman hati.....(MUNGKIN) segala unek2 / comment yg tertulis di forum ini kelak jg bakal dimintai pertnggngjwbn oleh ALLAH SWT, mari saling mndoakan agar di hari akhir nanti kita termasuk dalam umatnya beliau Kanjeng Nabi SAW...suwun

    ReplyDelete
  31. Maaf ana koreksi,... redaksi antum yg terakhir " teladan nabi lebih baik daripada wali songo" subtansinya : 1. Mendekotomi uswah nabi dan walisongo 2. Wali songo berdakwah kpd umat, tdk mengimplementasikn sunnah nabi. Sejarah dibaca secara utuh,.. dan referensi buku yg kompetebel,.. spy tdk ngawur,...

    ReplyDelete
  32. kalo mau gelut, sana ke palestina!!! jangan cuma simpatinya aja... lo aja baca arab gundul kaga becus...

    ReplyDelete
  33. Dzikir keras dipermasalahkan!! kalo konser yang lebih keras ko di diemin aja????!!!! masalah ibadah, salah ato benar yang menetukan Allah bukan lo.... yang udah jelas2 salah kaya konser ato musik2 di diemin aja.. dasar beraninya ngobrak-ngabrik syariat aja. Tuh, kemaksiatan masih merajalela!!!! Gw yakin lo ga bakalan berani ngusir orang pacaran di tempat sepi, beraninya debat aja...

    ReplyDelete
  34. becik ketitik olo ketoro.
    huruf abjad bsa melengkapi. knp kita ndak.
    sengngene yoben ngene. seng ngono ben ngono. mlebu surgo gk e. awk dewe rung roh. mati syahid gk e uwong. yo ora eruh. di trimo gk e sholate awk dengklek yo ra eroh.
    smpen kale kulo urip tndunnyo pados nopo. lek mboten padose gusti Alloh lan syafaatipun knjeng Nabi. trus pn kale tiang sepae pn nopo pun berbakti gean. kedua org tua.

    ReplyDelete
  35. kulo njih remen ISIS...

    ReplyDelete
  36. Bripda John Antonio9 August 2014 at 10:17

    klo gak lewat wali songo...bagaimana ajaran nabi bisa sampai padamu,pada kita yg ada di indonesia ?? siapa bilang kita mengagungkan walisongo daripada nabi ?? maulid dan ndiba' bukti cinta kita pada rasul.

    ReplyDelete
  37. @abu ama: mending ente sunat dulu gih sana

    ReplyDelete
  38. ass.....sebagai muslim saya hanya " Lailla haillallah Muhammad Darussullallah " saya yakin semua muslim paham betul kalimat itu....saya seorang muslim yg tidak fanatik pada satu atau lain golongan- yg ada di indonesia....saya diajarkan oleh kedua orang tua saya untuk slalu menghormati orang yg lebih tua...guru, ulama , kyai dimanapun kamu berada atau kamu tinggal atau kamu sedang menjadi musafir di di negeri atau daerah kaum lain...insallah kamu akan di hargai dimana kamu berada....amin ( maaf ini hanya kata yg keluar dari hati yg paling dalam dan iklas dalam berucap) semua mulsim itu adalah saudara...

    ReplyDelete
  39. Usir org pacaran ditempat sepi? Wah kamu pikir kamu siapa? Jangan ganggu hak privasi org lain ya. Apa blm cukup itu suara berisik di mesjid2 mengganggu semua org sepanjang hari? Tolong jadi islam yg toleran lah sama org lain. Tidak selalu harus org lain yg mengertiin kalian terus. Kapan kalian bisa mengerti bhw org lain punya hak untuk hidup tenang dari berisiknya suara mesjid.

    ReplyDelete
  40. ente ngefan nabi, cuman omdo,,, kalau tidak belajar dari para ulama (pewaris para nabi)?. ente belajar agama lewat mana ? kok seakan paling islam sendiri , paling belajar lewat terjemah dan internet yaa ? , belajar tanpa guru maka gurunya adalah syaithon.

    ReplyDelete
  41. Istighfar saudaraku...legih baik diam, dr pada menimbulkan perdebatan yg tidak ada ujung pangkalnya...mengkaji secara bersama akan lebih mencapai sasaran..semga Allah SWT melunakkan hati kita, dan kita selalu berada dalam perlindungan dan tuntunan Nya...Shalawat dan Salam mari kita panjatkan untuk junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW, para sahabat, para syuhada, dan semua Muslimin dan Mukminat yg masih berjuang di jalan Allah....Allahu Akbar

    ReplyDelete
  42. Saya setuju. Dulu saya juga pengagum pemikiran Wahabi dan turunannya termasuk yang dibawa oleh Ikhwanul Muslimin (di Indonesia Tarbiyah dan partai politiknya PKS) dan pecahan Ikhwanul Muslimin yakni Hizbut Tahrir (Taqyuddin an-Nabhani ternyata mantan anggota Ikhwanul Muslimin).


    Tapi Alhamdulillah, setelah mengkaji lagi masalah Ushuluddin dibawah bimbingan seorang guru, saya sadar kesalahan cara berpikir saya selama ini. Guru saya tersambung ke para ulama di timur tengah (Yordania dan Syria) dan disaat saya berbicara dengan orang NU, saya sadar kalau NU-lah yang memegang tali kesinambungan Ahlus Sunnah wal Jamaah di Indonesia karena ilmu yang saya pelajari dari guru saya yang tersambung ke para ulama timur tengah ternyata persis sama dengan yang disampaikan NU.


    Sekarang, saya mengikat hati saya ke amalan dan tradisi NU semampu saya dan walaupun saya tidak punya kartu anggota NU, tapi Alhamdulillah saya senang sekali dikala ada orang NU menganggap saya sebagai bagian dari NU.

    ReplyDelete
  43. "berisiknya suara mesjid" ? ? ? anda orang Islam atau bukan?

    ReplyDelete
  44. saling menguatkan itu baik tapi jika anda ingin kuat tapi melemahkan dan menghancurkan saudaranya itu yang menjadi masalah

    ReplyDelete
  45. Wali Songo itu berkiblat kepada Allah dan RasulNya, kok dibeda2kan gan?
    Jika anda mengklaim cinta Rasul SAW dan sahabat2 beliau r.a. anda sebaiknya juga cinta Wali Songo yang menyebarkan ajaran2 Rasul SAW dan yang akhlaknya mencontoh Rasul SAW.

    ReplyDelete
  46. saya sarankan belajar agama yang benar gan, semoga pemahaman anda terhadap Islam semakin dalam

    ReplyDelete
  47. saya hanya mengingatkan ada pepatah yang mengatakan "hanya orang bodoh yang mengatakan orang lain bodoh"

    Naudzubillahi mindzalik

    ReplyDelete
  48. orang yang belajarnya berhenti hanya ada 2:
    1. orang yang sudah mati
    2. orang yang sombong yang sudah merasa mengetahui segalanya hingga merasa lebih tinggi dari orang lain dan lupa kalau Allah menitipkan Ilmu-Nya kepada setiap insan sesuai dengan kadarnya masing2.


    selayaknya panggilan kafir yang akan kembali kepada si pemanggil, panggilan bodoh juga akan kembali kepada si pemanggil.


    mudah2an hati anda terbuka, apalagi menggunakan nama pustaka tholibul ilmi, mudah2an anda tetap hidup dan terus belajar dengan bisa segera lepas dari yang kondisi yang nomor-2 di atas.

    ReplyDelete
  49. ومن يطع الله والرسول فأولئك مع الذين أنعم الله عليهم من النبيين والصديقين والشهداء والصالحين

    ReplyDelete
  50. liat coment temen2 disini ternyata Islam mulai terjadi perpecahan, tanda akhir jaman..."Subhanallah sudah mnjadi Sunatullah dan menjadi bukti bahwa Islam adl agama yg benar" (sambil kibas2 pecii...)

    ReplyDelete
  51. Sesama Muslim aja saling sikut... Menganggap paling benar... Kapan negara kita bisa aman dan tentram?? Sesama Muslim aja ribut, apalagi dengan agama lain?!!

    ReplyDelete
  52. BOSS belajar lagi sejarah Islam dech, cari referensi yang berkualitas biar ga sesat....

    ReplyDelete
  53. Ass Wr wb Abu...Abu...jangan sok tahu karena Alloh yang Maha Tahu.....Jangan sok besar karena Alloh yang Maha besar......jangan sok paling ngerti karena Hanya Alloh yang Maha ngerti.....

    ReplyDelete
  54. Ohhh...bukan baitulloh dong , baitul NU kali yah

    ReplyDelete
  55. Siahaan David Guntur13 December 2014 at 09:06

    Perbedaan itu INDAH dan perlu disadari bahwa kita masih berada di dunia.

    ReplyDelete
  56. islam disebarkan nabi muhammad saw dg lemah lembut, penuh kasih sayang dan dg akhlak yg mulia. islam tdk akan tegak jika disebarkan dg kekerasan. ada bantahan???

    ReplyDelete
  57. Slamet Hari YAnto24 December 2014 at 13:07

    Ya pada gemblung yang jadi panutan to kanjeng nabi atau wali songo, lo yang jadi panutan wali songo tolong d rubah saja syahadatnya jangan pakai muhammad rosululloh tapi wali songo rosululloh, berani kagak

    ReplyDelete